kandungan nasi jagungNasi putih merupakan makanan pokok bagi orang Indonesia. Ada pepatah yang mengatakan bahwa rasanya belum makan, kalau belum makan nasi. Nasi putih memiliki tingkat karbohidrat yang tinggi sehingga dapat memberikan energi yang cepat bagi tubuh. Namun karbohidrat yang terdapat dalam nasi putih merupakan karbohidrat sederhana. Karakter dari karbohidrat sederhana adalah cepat dicerna di dalam sistem pencernaan sehingga dengan cepat dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Mengonsumsi makanan jenis ini dapat dengan cepat membuat perut merasa kenyang, namun juga lebih cepat merasa lapar.

Ada sumber makanan lain yang dapat digunakan untuk mengganti nasi putih yaitu jagung. Jagung tersusun dari karbohidrat kompleks yang dapat dicerna secara lambat oleh sistem pencernaan sehingga kadar gula dalam tubuh naik secara lambat dan perlahan. Hal ini menyebabkan rasa kenyang yang dirasakan akan bertahan lebih lama dibandingkan dengan mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat sederhana. Jagung dapat diolah menjadi nasi jagung yang dapat dijadikan makanan pengganti nasi putih.

Kedua nasi ini sama-sama dapat mengenyangkan. Namun kandungan pada kedua jenis nasi ini sangat berbeda. Kandungan nasi jagung lebih tinggi dibandingkan nasi putih. Nasi jagung kaya akan serat dan mineral seperti Folat, Kalsium, Fosfor, Natrium dan Zink, serta vitamin A, B1, B6, B12, C dan E yang baik bagi tubuh. Gizi yang paling banyak terkandung pada nasi jagung adalah magnesium. Magnesium ini mampu mengurangi kemungkinan terkena penyakit diabetes dan darah tinggi.

Kandungan nasi jagung yang baik bagi kesehatan tubuh

Gizi yang terdapat dalam kandungan nasi jagung sangat baik bagi kesehatan tubuh. Berikut ini kandungan nutrisi yang terdapat dalam nasi jagung setiap per 100gram :

Energi 150 Kcal; Lemak 0,6 g; Karbohidrat 11,4 g; Fosfor 47 mg; Serat 0,4 g; Riboflavin (Vit. B2) 0,04 mg; Protein 6,8 g; Vitamin A 30 RE; Thiamin (Vit. B1) 0,07 mg; Niacin (Vit. B3) 60 mg; Vitamin C 3 mg; Zat Besi 0,3 mg; Kalsium 2 mg.

Dalam nasi jagung juga terkandung kandungan amilosa yang lebih tinggi dibandingkan dengan nasi putih sehingga gula darah akan lebih terkontrol karena serat dari jagung akan dicerna lebih lambat oleh tubuh. Lemak pada jagung juga kaya akan PUFA (Poly Unsaturated Fatty Acid). Lemak ini sangat baik bagi penderita kardiovaskular termasuk hipertensi. Selain itu nasi jagung juga dikenal kaya akan zat phytochemical yang mampu melindungi tubuh dari beberapa penyakit kronis.

Manfaat nasi jagung bagi kesehatan

Terdapat banyak manfaat dari nasi jagung yang diperlukan oleh tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi pada jagung yang cukup tinggi. Berikut beberapa manfaat nasi jagung bagi kesehatan adalah

Menurunkan berat badan

Kandungan karbohidrat kompleks pada jagung dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga sangat bermanfaat bagi orang-orang yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan.

Mengatasi gangguan pencernaan

Kandungan serat pada jagung sangat baik bagi tubuh. Terutama bagi kesehatan sistem pencernaan untuk membantu masalah pencernaan seperti wasir dan sembelit dengan cara memberikan rangsangan untuk gerak peristaltik, selain itu juga dapat membantu memperlancar produksi asam lambung dan empedu. Kandungan nasi jagung yang kaya akan serat dapat mencegah risiko kanker usus besar.

Baik bagi penderita diabetes

Karbohidrat kompleks pada jagung membuat saluran pencernaan mencerna nasi jagung secara lambat sehingga kadar gula dalam tubuh pun akan berubah secara lambat dan perlahan. Kadar indeks glikemik yang rendah pada nasi jagung baik untuk dikonsumsi terutama bagi penderita diabetes sebagai pengganti nasi putih. Indeks glikemik merupakan ukuran kecepatan makanan diserap menjadi gula darah, semakin tinggi indeks glikemik pada suatu makanan maka akan semakin mempercepat kenaikan gula darah. Mengonsumsi nasi jagung juga dapat membantu pengelolaan non-insulin dependent diabetes mellitus (NIDDM)

Membantu menjaga kesehatan tulang

Kalsium, magnesium dan fosfor pada kandungan nasi jagung dapat membantu menjaga kesehatan tulang dengan cara mengatur pertumbuhan serta meningkatkan kekuatan tulang secara alami.

Mencegah terjadinya kardiovaskular

Lemak yang terdapat dalam kandungan nasi jagung memiliki efek aterogenik yang dipercaya mampu menurunkan resiko gangguan kardiovaskular dengan cara mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Lemak ini dapat mengurangi tersumbatnya arteri, mengurangi tekanan darah serta menurunkan resiko jantung bahkan stroke
Menurunkan risiko terjadinya kanker

Nasi jagung kaya akan kandungan asan fenolik (senyawa ferulic) yang menjadi agen anti kanker. Zat ini bisa membantu menurunkan risiko terjadinya kanker usus besar. Senyawa ini juga mampu memerangi tumor pada kanker payudara dan hati. Selain itu kandungan anthocyanin yang ada pada nasi jagung bisa melawan radikal bebas yang memicu kanker.

Dahulu nasi jagung dibuat untuk menggantikan nasi putih. Masyarakat yang berstatus sosial menengah ke bawah kesulitan untuk membeli beras karena harganya yang cukup mahal, akhirnya mereka beralih pada nasi jagung. Nasi jagung berasal dari jagung yang sudah tua atau dikenal dengan istilah jagung pipil. Jagung pipil ini dipilih karena harganya yang lebih murah dibandingkan dengan jagung muda ataupun jagung manis. Meskipun terbuat dari bahan dasar yang murah, namun kandungan nasi jagung sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Nasi jagung juga merupakan salah satu menu makanan Bung Karno di pagi hari. Menurut catatan Mangli, yaitu mantan pegawal pribadi yang menulis buku berjudul Kesaksian tentang Bung Karno 1945-1967 mengatakan bahwa Bung Karno sering menyantap nasi jagung sebagai menu sarapannya. Biasanya Bung Karno menyantap nasi jagung dengan lauk seperti daun singkong, ikan asin dan sambal. Setelah mengetahui kandungan nasi jagung yang sangat tinggi itu, apakah anda berminat untuk mencobanya?